Jangan sempitkan pengertian rezeki , nanti rezeki kita sempit . Jika kita hadkan rezeki hanya pada hatra , bila tak ada harta maka tidak adalah yang hendak diberi . Memberi bukan hanya dengan harta , tapi dengan tenaga , pertolongan , senyuman , doa , ilmu , sangka baik , kemaafan .Siapa kata kita tak ada untuk memberi ? kita dapat semue yang kita miliki adalah dengan kudrat kita atau kudrat yang dipinjam kan oleh Allah ? Mata , tangan , kaki , tenaga , kesihatan yang kita gunakan untuk mencari , hakikatnya , daripada Allah untuk memberi rezeki kepada hamba-hamba-NYA yang lain . Bersalah sungguh jika kita tidak memberi kerana kita seolah-olah menyekat rezeki yang Allah hendak berikan kepada orang lain .
Beringat-ingatlah , kita tidak mungkin menerima tanpa terlebih dahulu memberi .
Alhasil , semuanya kembali kepada Allah . Barang siapa yang memenuhi keperluan-Nya akan ada kemahuan dan kemampuan untuk memenuhi keperluan sesama manusia . Jadi , jangan kemahuan kita yang didahulukan , dahulukanlah kemahuan Allah . Allah mahukan ketaatan seorang isteri hanya untuk suami . Allah mahukan seorang suami pembelaan seorang suami hanya untuk isteri . Itulah hakikat kemahuan Allah yang sebenarnya , Dia tidak mahu , kerana segala kemahuan-Nya hanya untuk manfaat hamba-Nya .
ALLAH maha KAYA !
No comments:
Post a Comment